Kategori
puisi tinta

Nyanyian kemahalan

Kehidupan di zaman sekarang memang banyak pengeluaran yang harus dikeluarkan, tak sedikit dan tak murah. Misalnya saja seperti satu ikat kangkung harganya bisa diatas 1.500 sampai 2.000 kalau misalnya saja satu keluarga ada tiga orang, yaitu bapak, ibu dan satu orang anak. Tentu satu ikat kangkung tidaklah cukup, apalagi kalau keluarganya ada yang lebih dari tiga.

Belum lagi jika anak-anaknya masih usia sekolah, belum uang saku untuk di sekolah, belum jajan di rumah dan lain-lain.

Pendapatan dan pengeluaran tidaklah seimbang, apa yang di dapatkan tak ada kenaikkan.

Jalan-jalan kemudahan beraneka ragam, terbentang memberikan penawaran, yang siap mengantarkan sampai ditujuan kebahagian yang dapat membuat senang. Jika sudah seperti itu kesulitan dan kekurangan tak perlu lagi dikenang, semuanya terkubur dalam-dalam, tak akan muncul menyelinap didalam kehidupan.

Pertu yang lapar tak dapat diajak kompromi, tak pernah mau mengerti, kalau harga-harga kebutuhan selalu tinggi, jadi jangan selalu menyanyi-nyanyi minta diisi, akupun tahu kau didalam sudah menari-nari, diiringi musik kepedihan hati.

Salam sukses

Wira-wiri tetaplah jaga diri

Oleh Aksara bicara

Lakukan apa yang dibisa jangan membual membohongi orang jika tak bisa ingat azab Allah sangat pedih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s